Gubernur California Teken AB 2319, Editors Guild Apresiasi Insentif Pajak Pasca-Produksi

Gubernur California Teken AB 2319, Editors Guild Apresiasi Insentif Pajak Pasca-Produksi

INVESTO.CO.ID — Motion Picture Editors Guild menyambut penandatanganan AB 2319 oleh Gubernur California Gavin Newsom, sebuah undang-undang yang memberi insentif pajak bagi produksi yang syuting di luar negara bagian namun mengerjakan pasca-produksi di California. Dana awal sebesar USD 10 juta dialokasikan untuk memulai program ini, melengkapi Program Kredit Pajak Film dan TV 4.0 senilai USD 750 juta yang disahkan tahun lalu. Dukungan juga datang dari Creative Artists Agency yang menyebut langkah ini sebagai fondasi penting bagi industri hiburan Amerika.

Newsom juga menandatangani AB 186, yang membebaskan sejumlah produksi tertentu dari batas atas kredit pajak. Kedua regulasi ini melengkapi Program Kredit Pajak Film dan TV 4.0 yang disahkan tahun lalu dengan alokasi USD 750 juta.

Insentif untuk Pekerja Pasca-Produksi

AB 2319 menciptakan kredit pajak baru untuk mendukung pekerja di seluruh bidang pasca-produksi. Cakupannya meliputi editorial gambar, suara, musik, efek visual, hingga tahap penyelesaian akhir.

Dana awal sebesar USD 10 juta dialokasikan untuk memulai program ini. Rancangan undang-undang tersebut lolos Assembly dan Senat dengan dukungan bipartisan pada akhir sesi legislatif.

Wali Kota Los Angeles Karen Bass ikut mendorong kebijakan ini, begitu pula sejumlah pemimpin lokal di California Selatan. Editors Guild dan California Post Alliance menjadi co-sponsor RUU tersebut.

Respons Scott George dan F. Hudson Miller

Direktur Eksekutif Nasional Editors Guild, Scott George, menyebut langkah ini sebagai tonggak penting bagi para anggotanya.

"This is a historic day for Editors Guild members and for California's film and TV workers more broadly," kata George dalam pernyataannya.

Ia menilai AB 186 memastikan program kredit pajak tetap mendorong pemulihan industri di rumah historisnya. Sementara AB 2319 memastikan proyek yang syuting di luar California tetap bisa kembali dan mempekerjakan anggota guild di pasca-produksi.

George juga mengapresiasi Assemblymember Nick Schultz, California IATSE Council, dan mitra-mitranya di California Post Alliance atas advokasi yang dilakukan.

Presiden Editors Guild, F. Hudson Miller, menyoroti peran aktivisme anggota. Menurutnya, para profesional pasca-produksi bekerja di balik layar tanpa terlihat, namun selama berbulan-bulan serikat meminta anggota bersuara demi menyelamatkan industri.

Dukungan CAA dan Pemerintah Federal

CEO sekaligus Co-Chairman Creative Artists Agency, Bryan Lourd, turut memberikan pernyataan pada sore harinya. Ia mengapresiasi Newsom, Senate President Pro Tempore Limón, Assembly Speaker Rivas, dan legislator bipartisan yang mengambil tindakan atas AB/SB 186.

Lourd menilai percepatan pengembalian dana dan perlindungan film independen mengembalikan uang yang dibutuhkan ke sektor produksi. Namun ia mengingatkan bahwa batas USD 5 juta masih menjadi plafon yang membatasi potensi.

"Hollywood was born in California, and we must work together to keep it at the forefront of the global entertainment industry," ujarnya.

CAA juga menyambut fokus Presiden dan pembuat undang-undang federal dalam merevitalisasi industri hiburan Amerika. Insentif produksi federal yang dilapisi program negara bagian dinilai sebagai langkah menuju daya saing Amerika Serikat.

Pernyataan Gavin Newsom

Newsom menegaskan posisi California sebagai ibu kota hiburan nasional. Ia menyebut negara bagiannya sebagai rumah bagi para pencerita, pemimpi, seniman, dan kreator yang mendefinisikan budaya dunia.

"This legislation protects the extraordinary people who make this industry possible and makes it unmistakably clear: California is still the future of film and television," kata Newsom.

Ia menambahkan California memiliki talenta, infrastruktur, komunitas kreatif, dan ekosistem yang tidak bisa direplikasi di tempat lain.

Kebijakan ini menjadi sinyal bahwa California serius mempertahankan pekerja pasca-produksi di tengah persaingan insentif pajak dari negara bagian dan negara lain.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index