Revitalisasi Infrastruktur Kota Malang Fokus pada Sanitasi Optimal

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:49:08 WIB
Revitalisasi Infrastruktur Kota Malang Fokus pada Sanitasi Optimal

JAKARTA - Pemerintah Kota Malang terus memperkuat komitmen menjaga kualitas ruang publik. 

Fokus utama saat ini adalah revitalisasi Alun-Alun Merdeka, khususnya terkait sistem sanitasi dan fasilitas pendukung. Langkah ini diharapkan meningkatkan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di pusat kota.

Penambahan kapasitas septic tank menjadi salah satu langkah konkret yang dilakukan DLH Kota Malang. Kapasitas sebelumnya kerap cepat penuh akibat tingginya intensitas penggunaan oleh pengunjung. Penambahan ini diharapkan mengurangi gangguan dan memastikan aliran pembuangan berjalan lancar.

Selain itu, peningkatan ketinggian pipa ventilasi dilakukan agar sirkulasi udara dan sistem pembuangan lebih optimal. Upaya ini menjadi bagian dari strategi teknis untuk menjamin kebersihan fasilitas. Dengan demikian, pengalaman pengunjung saat menggunakan toilet di alun-alun menjadi lebih nyaman.

Sistem Air Bersih yang Merata

DLH Kota Malang juga mengevaluasi sistem distribusi air bersih di Alun-Alun Merdeka. Luasnya area alun-alun menuntut tambahan pompa tekanan agar suplai air merata ke seluruh titik fasilitas. Penambahan ini memastikan setiap pengunjung mendapatkan akses air bersih dengan baik.

Pemerintah memandang penyediaan air bersih sebagai kebutuhan vital yang mendukung kesehatan masyarakat. Fasilitas air yang merata juga menunjang kebersihan lingkungan dan kenyamanan pengunjung. Penyesuaian ini dilakukan secara bertahap agar tetap efisien dalam penggunaan anggaran.

Selain itu, koordinasi dengan petugas lapangan terus dilakukan untuk memantau kinerja sistem air. Perbaikan dan pemeliharaan rutin dijadwalkan agar tidak terjadi gangguan saat alun-alun ramai. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap kualitas pelayanan publik.

Pembenahan Instalasi Listrik

Aspek kelistrikan turut menjadi fokus revitalisasi Alun-Alun Merdeka. DLH Kota Malang memetakan instalasi kabel bawah tanah yang sudah menua untuk diganti secara bertahap. Upaya ini bertujuan meningkatkan keamanan dan efisiensi energi bagi seluruh fasilitas alun-alun.

Meskipun belum dapat dilakukan menyeluruh, perencanaan penggantian tetap menjadi agenda jangka menengah. Pemeliharaan listrik yang memadai akan mendukung operasional fasilitas publik dengan aman. Hal ini juga meminimalkan risiko gangguan atau kerusakan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat.

Selain penggantian kabel, pengaturan lampu penerangan juga diperhatikan agar lebih hemat energi. Revitalisasi instalasi listrik mendukung pencahayaan optimal untuk pengunjung. Kondisi ini turut menambah kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang berada di alun-alun pada malam hari.

Anggaran dan Efektivitas

Revitalisasi Alun-Alun Merdeka saat ini berjalan dengan anggaran Rp 5 miliar. Jumlah tersebut memang belum ideal dibandingkan pengajuan awal sebesar Rp 10 miliar. Meskipun demikian, DLH Kota Malang memastikan seluruh anggaran digunakan secara efektif untuk kebutuhan paling mendesak.

Setiap pembenahan dilakukan dengan prioritas yang jelas agar dampaknya terasa bagi pengunjung. Penambahan fasilitas dasar, perbaikan sanitasi, dan pemeliharaan infrastruktur menjadi fokus utama. Penggunaan anggaran secara terukur diharapkan tetap memberi manfaat maksimal meski terbatas.

Selain anggaran pemerintah, DLH membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta melalui skema CSR. Proposal dukungan fasilitas dan pemeliharaan telah diajukan kepada beberapa perusahaan. Strategi ini membantu keberlanjutan revitalisasi tanpa terlalu bergantung pada APBD kota.

Kolaborasi dan Keberlanjutan

DLH Kota Malang menekankan pentingnya koordinasi dengan Wali Kota dalam setiap tahap revitalisasi. Semua kerja sama dengan pihak swasta tetap mengikuti arahan pemerintah agar konsisten dengan visi kota. Pendekatan ini menjamin program tetap berjalan sesuai rencana dan terkontrol.

Langkah kolaboratif juga membuka peluang inovasi dalam pengelolaan ruang publik. Dukungan CSR dapat digunakan untuk penambahan fasilitas pendukung, perawatan rutin, dan program kebersihan. Dengan pendekatan ini, Alun-Alun Merdeka menjadi ruang publik yang nyaman, bersih, dan aman bagi masyarakat.

Peningkatan fasilitas dan perbaikan infrastruktur ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga wajah pusat Kota Malang. Setiap langkah dilakukan dengan tujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung dan kualitas ruang publik. Revitalisasi yang terencana dan berkelanjutan diharapkan memperkuat peran Alun-Alun Merdeka sebagai jantung kota yang ramah masyarakat.

Terkini

Nikmati Roti Keset Lembut Ala Rumahan Sempurna

Jumat, 13 Februari 2026 | 19:28:06 WIB

Segarkan Hari dengan Es Buah Creamer Lezat Rumah

Jumat, 13 Februari 2026 | 19:28:06 WIB

Solusi Praktis Agar Anak Mau Makan Tanpa Drama

Jumat, 13 Februari 2026 | 19:28:06 WIB

Nikmati Mi Instan Sehat Tanpa Risiko Penyakit Serius

Jumat, 13 Februari 2026 | 19:28:06 WIB

Menu Buka Puasa Kekinian dengan Dessert Dingin

Jumat, 13 Februari 2026 | 19:28:05 WIB